Pornografi dan Gangguan Interaksi Sosial
Kecanduan pornografi dapat mengganggu interaksi sosial, karena individu lebih memilih stimulasi digital daripada komunikasi nyata. Hal ini menyebabkan isolasi, kesepian, dan menurunkan kemampuan membangun relasi interpersonal. Remaja dan dewasa muda paling rentan, karena tahap perkembangan sosial masih berlangsung. Terapi, edukasi digital, dan bimbingan sosial membantu mengembalikan kemampuan berinteraksi sehat, menyeimbangkan stimulasi digital dengan hubungan nyata, dan mencegah dampak negatif jangka panjang pornografi terhadap keterampilan sosial.