Pornografi dan Ketidakpuasan Hubungan Intim
Konsumsi pornografi yang tinggi dapat menurunkan kepuasan dalam hubungan intim nyata. Ekspektasi yang dibentuk dari adegan fiktif membuat individu sulit merasa puas dengan pasangan, menimbulkan frustrasi dan konflik. Ketergantungan pada stimulasi visual digital mengurangi kualitas interaksi emosional, keintiman, dan komunikasi dalam hubungan. Pasangan yang merasa diabaikan atau tidak dihargai dapat mengalami stres emosional. Konseling pasangan, edukasi hubungan, dan pendekatan realistik terhadap seksualitas menjadi strategi penting untuk membangun keintiman yang sehat tanpa ketergantungan pada pornografi.